Selasa, 05 Januari 2010
[PUISI] Kebangkitan Bangsa “Balada Anak Pejuang”
Hai kawan blogger semua, ketemu lagi sama gue. Ok langsung aja ke pokok berita. Gue pengen nyumbangin puisi yang menurut gue excelent banget nih. Gue gak tau ini namanya puisi apa bukan, karena lumayan panjang juga keseluruhan isinya. Pokoknya maknanya bagus banget deh. Yah meski puisi ini bukan gue yang biki. Loh terus siapa dong ?
Puisi ini dibuat oleh guru terbaik yang pernah gue temuin, namanya Yulia Ailsewati. Beliau guru terbaik gue waktu masa SMP. Orangnya visioner, agamis, motivator & nasionalis banget deh pokoknya. Tapi sayangnya sekarang guru itu gue gak tahu keberadaannya. Karena dia baru aja pindah dari Jakarta. Tapi dari berpuluh-puluh puisi yang beliau sumbangkan ke kami (oh ya , dia bukan guru bahasa Indonesia atau Agama Islam loh). Ada satu puisi yang menurut gue Patriotisme banget. Ok, langsung di cek aja yah……!
Puisi ini dibuat oleh guru terbaik yang pernah gue temuin, namanya Yulia Ailsewati. Beliau guru terbaik gue waktu masa SMP. Orangnya visioner, agamis, motivator & nasionalis banget deh pokoknya. Tapi sayangnya sekarang guru itu gue gak tahu keberadaannya. Karena dia baru aja pindah dari Jakarta. Tapi dari berpuluh-puluh puisi yang beliau sumbangkan ke kami (oh ya , dia bukan guru bahasa Indonesia atau Agama Islam loh). Ada satu puisi yang menurut gue Patriotisme banget. Ok, langsung di cek aja yah……!
“Balada Anak Pejuang”
Dalam lamunan anak itu muncul wajah bapaknya
Terngiang sayup-sayup tembang ibunya
Lihat bapakmu nak . . .
Semagnat memenuhi panggilan Jihad untuk berjuang
Memanggul senapan menembak Belanda
Bergeriliya, mengejar dan dikejar
Terengah-engah, kedinginan, kelaparan
Tapi tak surut dan tak gentar
Karena cintanya pada tanah ini
Hangat dengan patriotisme
Menjunjung negara dan bangsa
“ Indonesia Raya, merdeka-merdeka
Tanahku Negeri ku yang ku cinta “
Sampailah saat tertangkap Belanda
Tiada kabar entah dimana
Ikhlaskan kepergian bapak mu nak . . .
Itulah harga sebuah kemerdekaan
Oh . . . Mahal nian harga kemerdekaan
Bapak anak pejuang itu pergi tak kembali
Entah dimana tak ada rimbanya
Oh . . . Begitu ikhlasnya bapak pejuang itu
Dia rela meninggalkan anak istrinya
Kedinginan dan kelaparan di tengah hutan
Dia ikhlas darah mengalir, nyawanya diambil
Dia ikhlas istrinya menjanda, anaknya yatim
Demi tanah ini, demi tanah yang ku injak ini
Demi bangsa yang akan beranak-pianak di tanah ini
Indonesiaku sudah merdeka
Merah-Putih berkibar dimana-mana
Apa “ sumbangsihku ??? ”
Karya ? Prestasi ? Pikiran ? Nyanyian ? Puisi ? Atau apa ?
Sekolah pun aku susah ???
Bayar SPP dntah dari mana
Kalau hanya SMP sekolahku . . .
Bagaimana bisa membangun karir untuk Indonesiaku ?
Aku malu jadi anak negeri
Aku malu kalau aku tidak bisa berpartisipasi
Bahkan aku malu untuk meneriakan “Merdeka”
Karena tak mampu berdiri tegap
Tapi aku bangga meneriakan merdeka dari lubuk hati
Karena jutaan anak negeri di sana
Sudah bergengsi dan berdasi
Aku bayangkan sosok bapak itu
Tubuhnya tegap, rupawan, gagah dan berseragam loreng
Mengalir air mata membasahi pipinya
Dan iapun bicara perlahan
“Nak, nyawaku yang telah dibunuh kompeni jangan kau sia-siakan.
Satu permintaanku padamu
Aku titip loregku untuk mu,
Lindungi kemerdekaan yang sebenar-benarnya”
Ya Allah . . .
Aku malu disebut pemuda bangsa
Karena tak pernah membayar harga mahal sebuah kemerdekaan
Bahkan bersenang-senag diatas jasad pahlawan
Tanpa malu pada pahlawan
Namun . . . Hari ini
Ku bingkiskan sebuah doa untuk pahlawanku
Semoga Kau sambut ia dengan Surga-Mu
Nan indah . . .
Amin . . .
Nah begitulah bunyi puisinya. Bagaimana menurut kawan-kawan ? Kalau dulu beliau bawain puisi ini di pertemuan pengurus Rohis di SMP gue. Beliau ngebawain puisi ini hebat banget, make musik yang haru juga, sampai-sampai semua orang yang ada di ruangan menitihkan airmata karena puisi ini.
NB : Oh ya satu lagi, jangan lupa di kasih komentar & di bagikan ke kawan-kawan yang belum tahu yah kawan. Awas kalau gak ! hehehhe
Kalau mau di Coppy-Paste harap izin ke gue dulu yah, pasti gue bolehin ok ! ok :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Archive
Labels
Bangga Indonesia
(10)
berita luar negeri
(3)
Bung Karno
(3)
Cinta Tanah Air
(4)
definisi Petriotisme
(1)
demokrasi
(1)
Download film
(1)
Fakta menarik
(4)
INDONESIA
(1)
kekayaan Indonesia
(1)
kemerdekaan
(1)
Konspirasi
(1)
Lagu Indonesia
(1)
Luar Negeri
(1)
Masalah
(4)
Militer
(6)
Pancasila
(1)
Patriotisme
(4)
Patriotisme Dini
(1)
Perang
(1)
Perjuangan
(3)
politik
(1)
Produk dalam negeri
(1)
Puisi
(2)
Saykoji
(1)
semangat persatuan
(3)
tokoh
(1)
Sponsor Blog.... di klik yah kawan :)
Admin Profile
Chatting disini yah :)
Free Shoutbox by ShoutCamp
- .
0 komentar:
Posting Komentar
komentarnya gak boleh SARRA yah kawan.... :D